Crane21crane's website

Our website

20
Ja
Inilah Cara Mengadakan Aqiqah Secara Islam
20.01.2017 05:49


Aqiqah itu menandakan memutus dan melubangi, dan ada juga yang mengatakan bahwa akikah adalah pamor bagi fauna yang disembelih, dinamakan demikian karena lehernya dipotong, serta dikatakan pun bahwa akikah merupakan serabut yang diboyong si balita ketika real. Adapun maknanya secara syari’at adalah hewan yang disembelih untuk menebus bayi yang dilahirkan. Aqiqah adalah sembelihan yang disembelih untuk keturunan yang pertama lahir. Pengarang kitab Mukhtar Ash Shihhah mengatakan: " Al-'Aqiqah atau Al-'Iqqah berarti adalah rambut makhluk yang baru dilahirkan, baik oknum atau hewan. Dinamai agaknya daripadanya binatang yang disembelih untuk budak yang segar lahir dalam hari keseminggunya.

1. Pokok Hukumnya
Aqiqah hukumnya adalah sunnah muakkad, sekalipun wali dalam stan sulit. Aqiqah dilakukan sama Rasulullah saw. dan para sahabat. Berikut adalah hadits-hadits tentang mengakikahkan anak yang baru wujud.

1. Rasulullah saw. menitahkan:
“Setiap balita tergadai dengan aqiqahnya, disembelihkan (kambing) untuknya pada hari ke tujuh, dicukur & diberi nama” [HR Abu awud, no. 2838, at-Tirmidzi no. 1522, Pelerai demam Majah no. 3165 dan sebagainya dari kawan Samurah bin Jundub r. a.. Hadits ini dishahihkan oleh al-Hakim dan disetujui oleh adz-Dzahabi, Syaikh al-Albani dan Syaikh Abu Ishaq al-Huwaini di kitab al-Insyirah Fi Adabin Nikah hlm. 97]#@@#@!!.

2. Ashhabus Sunan meriwayatkan:
Bahwa Rasul saw. meng-aqiqahkan Hasan & Husain (cucunya dari Fathimah - pen) masing-masing seekor kambing qibasy.

3. & dari Tindasan bin Pemandu Ash-Dhabiey, jika Nabi saw. bersabda: "Untuk anak laki-laki aqiqahnya. Tumpahkanlah atasnya darah, dan hilangkanlah daripadanya kotoran & najis. " (Riwayat Al-Khamsah).

4. Hadits dalam shahih Bukhari
Di setiap anak rapi aqiqahnya, jadi sembelihlah fauna dan hilangkanlah gangguan darinya.

5. Hadits riwayat Serbuk Daud
Rasulullah saw Shallallaahu 'alaihi wa Sallam memerintahkan mereka agar beraqiqah dua kontrol kambing yang sepadan (umur dan besarnya) untuk bocah laki-laki & seekor kambing untuk momongan perempuan.

6. Hadits babad Malik & Ahmad
Fatimah Binti Nabi SAW (setelah melahirkan Laksmi dan Husain) mencukur serabut Hasan dan Husain lalu ia beramal dengan galuh seberat timbangan rambutnya.

7. Hadits hal Abu Daud dan Nasai
Barang siapa diantara kamu ingin beribadah tentang anaknya hendaklah dilakukan aqiqah untuk bani dua sudut kambing yang serupa umurnya serta untuk anak perempuan seekor kambing.

2. Aqiqah Untuk Anak Laki-Laki dan Anak Cewek
Yang afdhal untuk anak laki-laki disembelihkan dua ekor kambing/domba yang seiras dan umurnya bersamaan. Dan untuk budak perempuan 1 ekor.
Dari Ummu Karz Al-Ka'biyah mengatakan: Aku sudah mendengar Rasulullah saw. bertitah:

" Untuk anak laki-laki 2 ekor wedus yang seakan-akan, dan untuk anak perempuan satu ekor. " Dan dibolehkan wahid ekor sedia untuk anak laki-laki. Rasulullawh saw. pernah melakukan yang demikian untuk Laksmi dan Husain r. a., seperti di dalam hadits yang lalu.
“Dahulu kami dimasa jahiliyah bila salah seorang diantara kita mempunyai keturunan, ia menjagal kambing & melumuri kepalanya dengan darah kambing ini. Maka setelah Allah mengundang islam, aku menyembelih kibas, mencukur ataupun menggundul kepala si momongan dan melumurinya dengan minyak wangi. ” [HR. Abu Daud juz 3 hal 107].

Di hadits lain yang berisikan tentang sejarah aqiqah yang diriwayatkan oleh Putra Hibban “Dari Aisyah ia berkata ‘Dahulu orang sosok pada tanda jahiliyah asalkan mereka beraqiqah untuk seorang bayi, tersebut melumuri kapuk dengan kadim aqiqah, dulu ketika menjatuhkan rambut si bayi meronce melumurkan pada kepalanya’. Maka Nabi saw bersabda, ‘Gantilah darah tersebut dengan minyak wangi. ’” [HR Ibnu Hibban juz 12 hal 124].

3. Waktu Penyembelihan

1. Jika mengharuskan, penyembelihan dilangsungkan pada hari ke-7. Jika tidak, maka pada hari ke-14. Meski yang demikian masih bukan memungkinkan, oleh karena itu pada hari ke-21 mulai hari kelahirannya. Jika sedang tidak mengizinkan maka di kapan pula. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dikatakan:?????????????????????????????? "Disembelih pada hari ketujuh, serta pada hari ke-empatbelas, dan pada hari kedua persepuluhan satu. "
Rangkaian Berikutnya:
- Melepaskan anak nama
- Mencukur rambutnya.
- Bersedekah seberat timbangan rambutnya.

2. Mengenai syarat fauna kambing yang dapat jadi aqiqoh ini sama secara syarat hewan qurban (kurban) sbb:
- Kambing: sempurna berusia 1 (satu) tahun dan menyerap usia (dua) tahun.
- Domba: siap berusia 6 (enam) tarikh dan menyerap bulan ke-7 (tujuh).
- Tidak piawai ada bagian badan fauna yang kekufuran.
- Dagingnya tidak boleh dijual.

4. Bersamaan Antara Qurban & Aqiqah.
Daripada sini terbit pertanyaan, adalah bolehkah menggabungkan niat aqiqah dan persembahan? Bila sesuatu itu diperbolehkan apakah dengan otomatis persembahan yang dikerjakan sekaligus siap menggugurkan panggilan akikah? Mengenai hal tersebut ada dua pendapat:

Qurban yang ia tunaikan ini bisa sekalian diniatkan aqiqah dan menyabot anjurannya. Pendapat ini yaitu opsi yang disampaikan sambil Mazhab Hanafi dan satu diantara riwayat Ahmad. Dari tataran tabi’in, Al-Hasan Al-Bashri, Putri Sirin, & Qatadah, setuju dengan ajaran ini. Meronce berargumentasi, wujud kedua kebiasaan sama, yakni mendekatkan ada kepada Yang mahakuasa swt. oleh sembelihan satwa. Keduanya sanggup saling melengkapi dan menimbun. Kasus hukumnya sama begitu shalat wajib di Langgar disertai dengan niat shalat sunah tahiyyatal masjid. Mantan mufti Arab Saudi, Syekh Muhammad bin Ibrahim, menyampaikan opsi ini.

Kedua kebiasaan itu tidak boleh disatukan dan gak bisa menghapuskan salah satunya. Qurban adalah qurban dan aqiqah adalah aqiqah. http://dapoeraqiqah.com/paket-aqiqah-bandung/ Pendapat itu disampaikan per Mazhab Maliki, Syafi’i, dan salah satu hal Mazhab Ahmad. Alasan yang mereka kemukakan, yaitu masing-masing dari akikah dan kurban memiliki wujud yang bertentangan. Maka ini, satu sama lain tidak boleh digabung. Latar belakang serta motif di balik kesunnahan kedua ibadah itu pun berselisih. Jadi, tenang tepat disatukan. Misalnya, kompensasi yang berlaku di haji tamattu' & denda yang berlaku dalam fidyah.

Comments


Create your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!